DKI news

DKI news

bisnismetro.com , Jakarta -DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI pada hari ini. Tetapi rapat itu diundur...

bisnismetro.com , Jakarta -DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI pada hari ini. Tetapi rapat itu diundur hingga Rabu (31/5/2017) besok karena badan musyawarah (bamus) baru akan digelar pada hari ini.

“Diundur karena ada satu tahapan, alas hukumnya belum selesai, harus di-bamus-kan dulu. Setiap agenda paripurna harus melalui badan musyawarah dulu. Rencana baru besok (Selasa) dirapatkan dalam bamus. Rencananya begitu,” ujar Syarif Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin (29/5/2017).

Sedangkan soal Bamus yang rencananya diselenggarakan hari ini, Syarif mengatakan masih menunggu kepastian karena penyampaian masih sebatas verbal internal. Soal tata administrasi, ia tak tahu-menahu sejauh mana perkembangannya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik juga mengaku belum bicara dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi soal rencana paripurna. Padahal penjadwalan rapat harus menunggu persetujuan Prasetio.

“Saya nggak bisa komentari. Informasi yang berkembang, yang bisa saya sampaikan seperti itu. Kita juga nunggu besok (Selasa) benar atau nggak diadakan rapat bamus. Kalau ngikuti jadwal harusnya tidak boleh lebih dari 10 hari dari diterima surat (pengunduran diri Ahok),” ungkap Syarif.

“Itu kita sebenarnya main di koridor waktu itu. Menjadi lemah untuk menindaklanjuti surat itu kalau lebih dari 10 hari,” tangkasnya.

Dengan alasan tersebut Syarif mendukung agar rapat paripurna istimewa segera dilaksanakan.

“Itu kan ada 2 masalah yang berdiri masing-masing. Soal pengunduran diri dan soal bandingnya jaksa penuntut umum. Itu biarkan saja, nunggu inkrahnya boleh, nggak nunggu inkrahnya boleh. Tapi kalau kita fokusnya soal surat pengunduran diri Ahok yang harus kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Ahok mengajukan surat pengunduran diri pada Rabu (24/5/2017) kemarin, sehari setelah mencabut upaya bandingnya. Atas pengajuan ini, DPRD DKI kemudian mengagendakan rapat paripurna istimewa yang sebelumnya dijadwalkan pada Selasa (30/5). Namun jadwal tersebut kemudian diundur dan diutarakan Sekretaris DPRD DKI M Yuliardi diagendakan ulang pada Rabu,31 Mei 2017.

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *