DKI news

DKI news

  Bisnis Metro, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi gencar melakukan sosialisasi pembuatan Kartu Bekasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada warga menengah ke bawah...

“Pemerintah daerah saat ini mengucurkan anggaran Rp 100 miliar untuk pasien pemilik Kartu Sehat berbasis NIK,” kata Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji, Rabu (14/6).

‎Menurutnya, sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memberi pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakatnya.

Dia pun berharap, agar tidak ada lagi laporan tentang penolakan pasien kurang mampu di rumah sakit swasta. ‎Sebelumnya diberitakan, pasien bernama Reny Wahyuni (40), yang sedang hamil delapan bulan mengalami gangguan kehamilan saat dirawat di RS Taman Harapan Baru, Kota Bekasi. Reny mesti dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki perlengkapan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan kamar Intensive Care Unit (ICU) untuk dirinya‎ dan bayinya.

Namun, nahas setelah mencari tujuh rumah sakit, termasuk RSUD Kota Bekasi, Reny tak kunjung mendapat ruangan NICU dan ICU.

Bahkan pasien yang telah memiliki jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini juga tidak bisa mendapat pelayanan di rumah sakit Kota Bekasi. Ia dirawat di luar Kota Bekasi yakni RSUD Koja, Jakarta Utara. Seusai melahirkan dengan caesar, bayinya berjenis kelamin wanita, meninggal dunia.

Mengetahui hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menginstruksikan dinas terkait untuk membuatkan Kartu Sehat berbasis NIK kepada keluarga Reny Wahyuni.

Penyerahan Kartu Sehat berbasis NIK untuk warga Bekasi Timur dilakukan saat melakukan buka bersama di Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Bekasi Timur.

“Jika ada warga yang belum membuat Kartu Sehat berbasis NIK ini, kumpulkan di RT, RW, ataupun ke Lurah dan serahkan fotokopi Kartu Keluarga dan fotokopi KTP kepala keluarga khusus domisili Kota Bekasi, dan dikumpulkan di Pendopo Wali Kota agar dicetak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” pungkasnya.(Red)

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *