DKI news

DKI news

Bisnis Metro, JAKARTA — Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan melaporkan defisit yang mencapai Rp 9 triliun ke Wakil Presiden (Wapres) Jusuf...

Bisnis Metro, JAKARTA — Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan melaporkan defisit yang mencapai Rp 9 triliun ke Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bulan lalu. Defisit tersebut muncul akibat timpangnya penerimaan dari iuran peserta dengan beban jaminan kesehatan yang harus ditanggung.

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mendatangi BPJS Pusat, guna mengadakan dialog tentang permasalahan yang kini sedang menimpanya, yang berlokasi di Jl. Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/17).

Seusai sesi dialog yang tertutup Ketua Umum Persi, Dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes, mengatakan, kita datang ke BPJS Kesehatan dalam rangka klaim keterlambatan, namun ini adalah komunikasi agar lebih baik lagi, jadi semua bisa diselesaikan dengan baik.

“Jadi kami Rumah Sakit (RS) seluruh Indonesia dengan adanya pertemuan ini merasa nyaman, saatnya kita menunggu untuk klaim bulan Desember sudah selesai dan dijamin. Apabila tidak selesai pada bulan yang sudah disepakati, akibatnya di RS akan kekurangan obat dan membayar karyawan bagaimana,” kata Kuntjoro kepada Inapos.com.

Saya berharap jika RS sudah memenuhi persyaratannya dengan benar, pasti akan dibayarkan. Menanggapi soal defisit, Kuntjoro mengatakan, menurut berita diluar soal defisit tetapi memang setiap tahun ada defisit. Tetapi, bagi RS ini harus dibayar. Kalo soal defisit, itu biar urusan pemerintah dan harus mengusahakan bahwa itu tidak defisit.

Namun dengan sinyal seperti tadi, jelas Ketum Persi, “itu sudah jelas paling tidak bulan Desember sampai akhir Desember bisa dibayarkan dengan baik. Diusahakan tahun berikutnya 2018 itu tidak ada masalah seperti ini, dengan perbaikan macem-macem tadi,” tambahnya.

Kuntjoro juga menegaskan, walaupun adanya permasalahan seperti ini, RS tetap berjalan normal sebab itu Fardu Ain. (Red)

sumber:inapos

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *