DKI news

DKI news

Bisnis Metro, JAKARTA — Ketua DPP Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano membatalkan niatnya melapor ke Bareskrim Mabes Polri yang rencananya akan dilakukan hari ini...

Bisnis Metro, JAKARTA — Ketua DPP Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano membatalkan niatnya melapor ke Bareskrim Mabes Polri yang rencananya akan dilakukan hari ini Senin (20/11/2017).

Sam Aliano awalnya akan melapor ke Bareskrim terkait pengrusakan yang dilakukan seorang pria misterius terhadap karangan bunga yang ia kirimkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), tempat Setya Novanto dirawat sebelum ditahan di KPK.

Sam Aliano mengirim karangan bunga untuk kedua kalinya kepada Setya Novanto atau Setnov pada Minggu 19 November 2017. Padahal karangan bunga pertama kirimannya yang bernada satire telah dirusak oleh orang tak dikenal beberapa saat setelah karangan bunga itu tiba di RSCM.

Selain tulisan tersebut, pada karangan bunga kedua, Sam juga menulis “Semoga Papa Lekas Sembuh” #Save Mr.Bakpao. Sebuah bakpao juga ditempelkan di tengah karangan bunga berbentuk bundar itu.

Dengan bakpao itu, Sam ingin menyindir pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, yang mengatakan hingga pelipis Setya benjol sebesar bakpao akibat mobil Fortuner menabrak tiang listrik. “Saya sudah lihat dan tidak ada benjolan sebesar bakpao itu di kepala Setya Novanto,” kata dia.

Karena pembatalan melapor itu sebagai gantinya ia membuat sayembara berhadiah Rp 1 Miliar bagi siapa pun yang menemukan oknum perusak karangan bunga miliknya.

“Saya tidak jadi ke Bareskrim yang rencananya hari ini karena saya tidak mau ambil pusing. Sebagai gantinya saya akan beri hadiah Rp 1 miliar bagi siapa pun yang mempunyai informasi, menemukan atau menangkap pria tersebut,” katanya saat ditemui di Kantor KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2017).

Sam Aliano menegaskan ia berani memberi hadiah sebanyak itu untuk membela harga dirinya.

“Bukan masalah harga karangan bunganya, tapi harga diri,” ucapnya.

Ia sendiri merasa lebih berkepentingan untuk memberikan kembali sebuah karangan bunga kepada KPK ketimbang ke Bareskrim.

“Lebih baik saya ke sini menyemangati KPK dengan karangan bunga daripada ke Bareskrim,” ujarnya.

“Nanti saya akan laporkan soal itu juga kepada polisi, supaya dicari siapa orang tak dikenal yang merusak karangan bunga kemarin itu,” kata dia.

Ketua Umum DPP Partai Golkar yang menjadi tersangka kasus e-KTP Setya Novanto mengalami kecelakaan di Permata Hijau, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis malam, 16 November 2017. Satire dalam berbagai macam bentuk tertuju kepada Setnov, baik lewat meme tiang listrik, bakpao, karangan bunga, hingga lagu. (Yuni)

 

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *