DKI news

DKI news

Terkait Jelang Pilpres 2019, Begini Penjelasan Ramlan LPI Hal Untuk Pendamping Jokowi Terkait Jelang Pilpres 2019, Begini Penjelasan Ramlan LPI Hal Untuk Pendamping Jokowi
‘  DKI.NEWS – Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi hingga memasuki tahun ke 4 sangat direspon positif dan mencapai puncaknya... Terkait Jelang Pilpres 2019, Begini Penjelasan Ramlan LPI Hal Untuk Pendamping Jokowi
 DKI.NEWS – Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi hingga memasuki tahun ke 4 sangat direspon positif dan mencapai puncaknya dan harapan agar Presiden Jokowi melanjutkan nawacita jilid ll begitu besar dengan sederet maha karya yang telah beliau lakukan untuk bangsa ini.

Dalam hal ini Muklish Ramlan Peneliti Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menjelaskan bahwasanya, capaian kesuksesan pemerintahan dibawah kendali Jokowi tentu peran wapres sangat vital dalam menjalankan mesin kabinet dengan segala dinamikanya dan menjadi kunci baik buruknya sang presiden untuk priode berikutnya atau tidak.

Pesan politik Jusuf Kalla (JK) sendiri juga pernah mengatakan yang hanya 1 priode mendampingi Jokowi dengan berbagai pertimbangan dan argumentasi tentu menjadi catatan khusus bagi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) untuk serius merumuskan langkah terbaik pendamping Jokowi di 2019, dalam beberapa kali FGD yang LPI lakukan, ada beberapa point harapan publik bagi pendamping Jokowi berikutnya, sang wapres 2019 hendaknya memiliki kapabilitas leadership sebagai perekat semua komponen bangsa, humanis, memiliki kesantunan, cerdas dan berwibawa serta ketaatan kepada Presiden sebagai pucuk tertinggi pemerintahan, dan mempunyai gagasan besar membawa Negara ini sejajar dengan Negara maju di asia bahkan dunia.

“Beberapa figur yang masuk dalam harapan publik dan analisa LPI tersebut antara lain Jendral (Pol) Budi Gunawan, Jend (Pol) Tito Karnavian, Jend (TNI) Gatot Nurmantiyo dan beberapa berlatar Jendral baik Polri maupun TNI beberapa figur tersebut tentu sangat memahami persoalan bangsa ini dari perbatasan hingga perkotaan dan menjawab berbagai problematika kebangsaan dan bernegara kita semua kini dan akan datang,” ujar Muklish Ramlan,SH menjelaskan saat di Aryaduta, Kawasan Semanggi Jakarta Selatan, Kamis (23/11)

Tetapi, lanjutnya, harapan publik tersebut dapat terwujud harus sejalan dengan keputusan partai politik yang menjadi satu satunya jalur untuk maju di pilpres, bisa jadi parpol bersepakat Jokowi untuk maju di 2019 sebagai capres tetapi cawapres masih terjadi perbedaan pilihan sikap diantara koalisi partai poltik yg beberapa parpol mengusung kader internal, kemufakatan politik dan sikap akhir Jokowi dalam menentukan pendamping 2019 adalah jalan tengah yang harus diterima semua pihak termasuk parpol pengusung yang dinamikanya terus terasa, akhirnya sabda rakyat menjadi jawaban dari peristiwa poltik yang akan menggerus energy semua anak bangsa, tandas Muklish yang juga praktisi hukum ini menjelaskan.(Brt)

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *