DKI news

DKI news

LBH Mabes Laskar Merah Putih: Bongkar Mafia Hukum.. LBH Mabes Laskar Merah Putih: Bongkar Mafia Hukum..
DKI||NEWS   Jakarta- Lembaga bantuan hukum(LBH) markas besar Laskar Merah Putih (LMP) sambangi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia tentang penolakan atas eksekusi terhadap tanah... LBH Mabes Laskar Merah Putih: Bongkar Mafia Hukum..

DKI||NEWS

 

Jakarta- Lembaga bantuan hukum(LBH) markas besar Laskar Merah Putih (LMP) sambangi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia tentang penolakan atas eksekusi terhadap tanah milik warga MIOEN SIMAN Girik C148 Persil 18A seluas 8740 M2 oleh pengadilan negeri Jakarta Timur

No: W10.U5/546/HK/I/ 2018

Sehubungan adanya surat pemberitahuan yang dikirimkan oleh PN Pengadilan Negeri Jakarta Timur Nomor W10.U5/546/HK/I/ 2018 Tertanggal 22 Januari 2018 kepada LBH Laskar Merah Putih selaku kuasa hukum dari ahli waris Mioen Bin Siman pemilik tanah dengan girik c 148 persil 18a SI tentang akan dilakukannya eksekusi dua bidang tanah pada hari Senin tanggal 29 Januari 2018 pukul 08.00 WIB.

Dalam hal ini, seperti yang dilansir dari keterangan tertulisnya Pressrelease LBH LMP sejogyanya pihaknya juga menekankan dengan menjelaskan bahwasanya, perlu pihaknya sampaikan bahwa Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur Dalam hal ini melakukan eksekusi terhadap dua bidang tanah atas permohonan dari:

1. Sertifikat hak guna bangunan Nomor 01558 M2/ Rawamangun seluas 1.858M2 atas nama PT Dharma Mulia, dan

2. Sertifikat hak milik nomor 02236/ Rawamangun seluas 2.970M2 atas nama Suherman Widatomo.

Dimana berdasarkan surat pemberitahuan dua bidang tanah tersebut terletak di Jalan Pemuda RT 001/RW 02 Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur.

Adapun alasan penolakan kami dari kuasa hukum ahli waris Mioen Bin Siman adalah sebagai berikut:

1.1 Ny Nomini alias Mini binti Mioen
1. 2 Ny Hj.Ipah Hanipah binti Mioen
1.3 Ny. Parmah binti Mioen
1.4 Tn. Rosidi bin Mioen
1.5 Mamat bin Sawaan Bin
1.6. Hj. Amani
1.7 Tn. Dedy Aryanto

Mioen Bin Siman dan kini dikuasai oleh ahli warisnya merupakan pemilik tanah yang sah dengan girik c 148 persil 18a SI dengan luas 8740 M2 terletak di Rt. 001/Rw 014

Berdasarkan penjelasan diatas maka dengan ini Markas Besar Laskar Merah Putih juga menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mendesak Mahkamah Agung (MA) memerintahkan ketua pengadilan Jakarta Timur Untuk membatalkan surat penetapan yang dikeluarkan oleh saudara Nawawi Pomolango, SH tertanggal 18 Oktober 2017

2. Mendesak Mahkamah Agung memerintahkan kepada ketua pengadilan negeri Jakarta Timur Untuk membatalkan eksekusi pada hari Senin tanggal 29 Januari 2018.

3. Mendesak Mahkamah Agung untuk memeriksa saudara Nawawi Pomolango,SH dan kroni-kroninya atas dasar kecerobohan yang telah melakukan sepihak mengeluarkan surat penetapan yang ditandatangani tanpa mengundang pihak Badan Pertanahan Nasional(BPN) Jakarta Timur dan kelurahan Rawamangun.

4. Mendesak Mahkamah Agung untuk segera melakukan pembersihan terhadap mafia peradilan yang masih bergentayangan

5. Mendesak Mahkamah Agung untuk menegakkan hukum yang sebenar-benarnya Demi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

Demikian pernyataan sikap ini kami buat semoga Mahkamah Agung sebagai tempat terakhir kami mengadu untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia Jakarta 25 Januari 2018

Tertera juga, dipenghujung pres release LMP yang dibubuhi nama Badan Pengurus Markas Besar Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung selaku ketua umum, lalu Burhan Saidi HSB wakil Sekjen. (Edtr)

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *