DKI news

DKI news

Bisnis Metro, SEMARANG (16/3) – Lembaga Amil Zakat Nurul Barqi PT. Indonesia Power bersama PT. Kalimantan Jawa Gas mendukung program kesehatan yang diinisiasi oleh LAZNAS...

Bisnis Metro, SEMARANG (16/3) – Lembaga Amil Zakat Nurul Barqi PT. Indonesia Power bersama PT. Kalimantan Jawa Gas mendukung program kesehatan yang diinisiasi oleh LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng).

Hal tersebut diselenggarakan melalui kegiatan Layanan Kesehatan Keliling yang menghadirkan beberapa ahli kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang yang terdiri dari tenaga Kedokteran, Keperawatan hingga Apoteker.

Sebanyak 408 pasien turut diberikan pelayanan kesehatan dalam program tersebut.

Sehingga hal tersebut disambut baik oleh Yuwono Triatmoko selaku Lurah Kelurahan Bandarhajo yang mengapresiasi terlaksananya program amal tersebut. Menurutnya, program kesehatan yang diinisiasi oleh ketiga lembaga tersebut masih terbilang jarang dilakukan oleh pihak manapun.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak PLN Indonesia Power Semarang, PT. KJG dan IZI yang telah realisasikan keinginan kami untuk lakukan layanan kesehatan. Karena terbilang masih jarang berbagai pihak yang adakan program tersebut.” Ujar Yuwono ketika berikan sambutan yang bertempat di Masjid Muttaqin Bandarharjo Semarang pada Kamis (15/3).

Hal serupa turut ditanggapi oleh Retni Wulandari sebagai perwakilan PT. Indonesia Power yang menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil amal usaha dan kerjasama antara pihaknya dengan PT. Kalimantan Jawa Gas.

“Kami hanya berharap semoga dengan diadakannya program amal tersebut dapat meningkatkan kebermanfaatan bagi masyarakat disini. Perlu diketahui juga bahwa kami bersama PT. KJG yang sinergi salurkan bantuan amal ini melalui IZI sebagai pemilik program yang rencananya akan kami rutinkan.” Jelas Retno.

Kelurahan Bandarharjo sendiri hingga kini dihuni oleh 4250 Keluarga. Mata pencaharian para penduduk umumnya sebagai buruh pabrik dan pelabuhan. Sehingga cukup banyak dari mereka yang mengeluhkan berbagai penyakit seperti Hipertensi, Gula Darah dan Kulit.

Sutiyem (75) selaku warga setempat merasa terbantu dengan program layanan kesehatan tersebut. Selain jarang, ia mengaku tidak ada biaya untuk lakukan perawatan.

“Bahagia tentu sekali karena mahalnya biaya pengobatan sekarang. Dan adanya layanan ini membuat kami terbantu. Jadi, saya berterima kasih sekali kepada para penyelenggara program amal ini.” ungkap Sutiyem.

Sementara itu, hal serupa disampaikan oleh Suharini (33) yang turut periksakan buah hatinya yang telah lama mengidap penyakit Faringitis akut.

“Terima kasih banyak kami ucapkan. Entah harus bayar berapa banyak untuk mengobati anak saya ini.” pungkas Suharni.(Yuni)

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *