DKI news

DKI news

SANI BUKA BERSAMA DENGAN SERIBU ANAK YATIM-PIATU DI MONAS SANI BUKA BERSAMA DENGAN SERIBU ANAK YATIM-PIATU DI MONAS
《Foto: Tampak Kedua Dari Kiri M.Fadel C ketua SANI beserta Srikandi SANI saat Di Monas》 DKI.NEWS JAKARTA- Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) priode... SANI BUKA BERSAMA DENGAN SERIBU ANAK YATIM-PIATU DI MONAS

《Foto: Tampak Kedua Dari Kiri M.Fadel C ketua SANI beserta Srikandi SANI saat Di Monas》

DKI.NEWS

JAKARTA- Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) priode 2017-2018, Muhammad Fadel Christopol bersama jajaran pengurus dan pembina SANI, mengelar acara buka puasa bersama dengan seribu anak Yatim-Piatu dikawasan Tugu Monas, Jakarta Pusat.

Mereka inikan anak yatim piatu, memang dimana mereka tidak memiliki orangtua, kita harapkan mereka memiliki cita-cita yang tinggi walaupun tanpa orangtua, makanya disini kita kasih mereka juga suport dan semangat juga, ‘Ini loh kakak kalian yang bisa sukses di bidangnya masing-masing’. Intinya kita kasih suport kepada mereka semua, (meskipun) tanpa orangtua mereka bisa sukses juga nantinya,” ujar M.Fadel Christopol saat dijumpai pewarta saat di Tugu Monas, seusai buka puasa bersama dengan anak yatim-piatu, Jakarta Pusat, Minggu malam (20/05/2018)

Seperti yang dikutip juga dari seutas tautan audio visual di TV’line for international, M.Fadel juga menjelaskan, pihaknya juga disini selain berbagi kebaikan di bulan suci Ramadhan, mereka juga sejatinya turut memberikan semangat serta dikemas dengan bersilaturahmi.

Sementara itu disisi lain, ditempat yang sama, salah satu pendiri dan juga Srikandi organisasi SANI (Selebriti Anti Narkoba Indonesia), yang Akrab dipanggil Bella pun menambahkan komentarnya dengan menjelaskan bahwa, acara ini juga untuk kebaikan yang dimana momen ini bisa saling silaturahmi satu sama yang lainnya begitu juga dengan komunitas lainnya.

Sejatinya juga ihwal, kegiatan organ SANI ini juga diterangkannya secara singkat bahwasanya, “Kita tidak nangkap sih! Sebenarnya Kita berkegiatan (adakan)penyeluhan, seperti biasanya, Mengajak masyarakat luas, karna narkoba itu bahayanya luar biasa,” pungas Bella yang salahsatu Perintis/pendiri SANI ini menerangkan seperti yang dikutip juga dari seutas tautan audio visual yang tertera di TV Line for International, minggu (20/05/2018), seusai buka bersama dengan yatim piatu di Monas Jakpus.

Iapun menambahkan sedikit sarannya khususnya bagi pihak pemerintah dan stakeholder agar dalam penanganan kasus narkoba ini agar lebih terbuka lagi dan dihimbaunya juga asal jangan main tangkap saja, tapi agar benar-benar merangkul dan banyak-banyak melakukan penyuluhan terhadap masyarakat, dimana bahwa defenisi bahaya narkoba itu luar biasa.

Seogyanya juga ia Tekankan agar tetap mengutamakan edukasi/pendidikan serta rehabilitasi bagi pecandu narkoba, sebab, mereka juga tergolong para korban. Meskipun akhir-akhir ini pihak aparat sudah sebagian melakukan seperti pengayoman serta penyuluhan tersebut namun Bella pun menginginkan keseluruhannya berjalan sedemikian pula.

“Narkoba itu tidak perlu diancam, tapi (pengguna/pecandu) dirangkul dianyomi, dikasih tau dianya. yah seperti itulah (kira-kira)!,” Tandas Bella menjelaskan seperti yang tertera di TV Line for International juga.

Sebelumnya juga, Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) M Fadel Christopol pernah mengutarakan alasan terbentuknya SANI tak dipungkiri karena belakangan banyak selebritis yang tersandung kasus narkoba. Dengan organisasi ini menunjukkan tidak semua artis terkena narkoba.

Tidak semua artis dekat dengan narkoba. Justru lebih banyak kalangan artis yang hidup sehat tanpa menggunakan narkoba,” katanya pernah sebelumnya saat diacara deklarasikan Kepengurusan SANI priode 2017-2022, Rabu (9/5/2018), yang saat acara itu juga didampingi wakil ketua Dr. Sonia Wibisono, Ratna Listy dan perwakilan dari BNN dan banyak lagi (Editor: TJ/br)

{Saksikan juga tautan audio visual nya di tv line for Indonesia}

 

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *